..and the cold is never bothering me anymore..
Wrong is wrong, even if everyone is doing it..
Right is right, even if no one is doing it..
Right is right, even if no one is doing it..
Selasa, 08 Desember 2009
Kiss…
Hari ini hujan cukup deras. Aku kebetulan sudah mandi dan bahkan makan malam. Suatu hal yang cukup mukjizat kulakukan karna kemalasanku yang sudah melegenda itu. Jangankan makan, jam segini saja belum tentu aku sudah mandi. Semua itu dikarnakan aku puasa..hohoho..yak, kalian tidak salah baca para fansku. Aku yang notabene hobi makan,ngemil dan sebangsanya ini bisa puasa dan bahkan kuat tanpa sahur..huahaha. Aku tidak akan membahas puasaku dan alasan kenapa aku melakukannya. Aku hanya bingung mau ngapain di saat hujan yang entah kenapa membuat aku nyaman ini. Keadaan dimana aku tidak sedang berada di luar rumah dan tidak terkena rintiknya yang selalu sukses membuat aku demam itu. Hujan kali ini aku suka karna anginnya jadi adem sehingga tiba-tiba semua pikiran yang sudah numpuk di otakku bagai tempat sampah kosan yang belum dibuang selama seminggu menjadi lancar aku tuliskan dalam Microsoft Word ini.
Cerita kali ini tentang pria dan wanita. Prianya adalah seekor Jerapah dan wanitanya adalah seekor Sapi. Mereka berdua sebenarnya sudah kenal lama karna mereka 1 peternakan dan teman dekat Jerapah adalah teman Sapi juga. Tapi mereka tidak pernah berbicara satu sama lain. Mereka baru bertemu di ajang pencarian jodoh antar ternak di internet. (hebat ya hewan jaman sekarang?haha..). Sapi tersebut memang sedang mencari “tulang iga”nya yang tak kunjung ketemu dan seringkali dikecewakan oleh sapi-sapi jantan yang tidak bertanggung jawab. Sedangkan Jerapah tersebut sudah tidak percaya lagi dengan adanya cinta karna saking banyaknya disakiti oleh jerapah betina. Alhasil dua mahluk berkaki 4 yang sama-sama sudah rusak hatinya itu bertemu secara maya di internet. Mereka berkomunikasi dengan baik sejak saat itu, namun belum pernah bertemu secara langsung karna kebetulan Sapi sedang bertualang ke kota lain untuk mencari peternakan baru yang mau menerimanya.
Sapi adalah betina yang sangat suka jalan-jalan. Dia suka melihat tempat-tempat baru. Dia juga cukup attractive, murah senyum dan suka melucu walaupun physically dia tidak sexy seperti sapi-sapi kebanyakan. Hal itu membuat dia gampang disukai oleh “jantan”nya atau hewan-hewan lain yang berbeda kelamin. Namun dia adalah magnet bagi pejantan yang cukup br*ngs*k..(haha). Sedangkan Jerapah adalah pejantan yang cerdas dibanding jerapah seangkatannya. Dia adalah jerapah yang cukup royal terhadap pasangannya namun karna sudah acapkali dikecewakan membuat dia menjadi agak pelit dalam berbagi atau dalam menunjukkan perasaannya.
Akhirnya setelah beberapa lama berkomunikasi, mereka sepakat untuk bertemu. Rencananya Sapi akan pulang ke kotanya yang lama dimana Jerapah masih menetap di situ. Jerapah yang menjemput Sapi di bandara (hiyaah,emang hewan boleh naik pesawat?). Walaupun pesawat Sapi delay 3jam namun Jerapah tetap setia menungguinya. Finally mereka pun bertemu. Cukup canggung pada awalnya namun akhirnya suasana dapat cair karna sifat Sapi yang cukup ceplas-ceplos dan tidak kenal malu itu. Mereka lalu berjalan-jalan dan menghabiskan waktu bersama. Selama kurun waktu itu, Jerapah memperlakukan Sapi dengan baik. Bahkan saat Sapi mulai demam karna jetlag, Jerapah memperbolehkan Sapi tidur di kandangnya.
Sayangnya Jerapah ini cukup agresif sifatnya. Saat Sapi tidur, dia sempat curi-curi kesempatan untuk mengelus pipi Sapi yang mulus itu (gimana caranya ya?hihi),bahkan akhirnya sempat mengecup pipi saat Sapi sudah agak terbangun. Sapi yang masih jetlag akibat 12 jam perjalanan, masih setengah sadar dengan apa yang terjadi. Namun apa yang Sapi takutkan pun akhirnya terjadi. Mereka terlibat dalam hubungan fisik layaknya pasangan ternak pada umumnya, seperti pelukan, usap-usap kepala dan yang terakhir adalah kissing. Untungnya Sapi cukup tegas untuk masalah ini. Dia hanya mau dicium selain di mulut. Hal ini sempat membuat Jerapah agak maksa..haha..tetapi dapat dimaklumi. Sempat Sapi menanyakan kenapa Jerapah ingin mencium bibirnya. Kata Jerapah, hal itu dilakukan untuk membuktikan apakah masing-masing pihak mempunyai rasa satu sama lain atau tidak. Bila terasa biasa saja berarti memang mereka tidak saling suka, namun bila saat kedua bibir beradu ada rasa seperti melayang di udara maka mereka dianggap saling suka. Hal ini sempat terasa menggelikan bagi Sapi karna untuk menghalalkan teori tersebut apakah berarti Jerapah harus mencobakan eksperimen ini kepada setiap jerapah betina yang sedang dekat dengannya?berarti seperti coba-coba?atau seperti mencari sepatu baru?bila sudah dicoba dan dirasa tidak sreg maka akan ditinggalkan?namun ini kan berhubungan dengan mahluk hidup, bukan barang seperti sepatu yang bisa seenaknya ditinggalkan.
Sapi cukup pintar dalam hal ini. Karna walaupun dia sudah berkali-kali merasakan jatuh cinta dan bahkan berpasangan dengan berbagai macam pejantan. Namun Sapi tidak pernah kissing dengan 1 pejantan pun. Dia sempat kebobolan kissing on the mouth oleh pejantan yang bukan pasangan resminya karna terbawa situasi dan akhirnya ditinggal oleh pejantan tersebut dengan berbagai macam alasan yang non-sense. Hal itulah yang membuat Sapi berpikir seratus atau bahkan seribu kali untuk melakukan kissing tersebut. Walaupun dia akui bahwa perlakuan Jerapah yang seringkali memeluk atau mengusap kepalanya itu membuatnya merasa disayang, tapi dia juga kadang risih jika Jerapah mulai terasa menggebu-gebu karna Sapi rasa itu bukan perasaan sayang namun cuma nafsu.
Pernah suatu kali Sapi marah karna saat Jerapah kissing her ear, Jerapah menyebut kata “sa” secara lirih beberapa kali. Saat Sapi sadar betul dengan apa yang ia dengarkan, dia langsung menatap Jerapah dan Jerapah pun seperti sadar dengan kesalahannya. Seperti sedang melakukan sesuatu dengan hewan yang salah. Hal itu sangat menusuk perasaan Sapi. Seperti she is not meant to be atau Sapi merasa bahwa Jerapah seperti membayangkan melakukan itu dengan betina lain. Perlakuan itu membuat kedua mahluk itu terdiam. Jerapah berkilah bahwa “sa” itu untuk menyebut Sapi namun Sapi tidak percaya karna bila ingin memanggil Sapi, harusnya Jerapah menyebut kata “pi”nya. Sayang sekali karna sifat Sapi yang entah terlalu polos bin bodoh ataukah dia sedang belajar mempercayai seekor pejantan untuk sekali lagi, akhirnya mereka berbaikan.
Hubungan mereka berjalan cukup baik karna pada dasarnya mereka adalah mahluk-mahluk yang terbiasa menjalani hidup dengan teman-temannya masing-masing. Sehingga kadang mereka hanya bisa bertemu seminggu sekali atau bahkan kurang dari itu. Ditambah lagi dengan sifat cuek Sapi yang sudah melegenda ataupun sifat ngga mau tau si Jerapah yang memang semakin terasah semenjak dia disakiti untuk terakhir kali membuat kedua mahluk itu seperti tidak ambil pusing dengan bentuk hubungan mereka. Tetapi beberapa hari terakhir, Sapi seperti mempunyai feeling yang buruk bahwa Jerapah akan pergi meninggalkannya. Entah untuk menggapai cita-citanya yang setinggi lehernya itu ataukah karna memang Jerapah sudah mendapatkan apa yang dia inginkan dari Sapi. Pada dasarnya harusnya Sapi tidak banyak kehilangan karna Sapi belum melakukan segala sesuatu terlalu jauh dan Sapi adalah suatu mahluk yang entah kenapa bisa cepat mendapat pejantan yang mengisi hidupnya, namun tidak untuk kurun waktu yang lama. Sehingga sepertinya Sapi ingin mempertahankan pejantannya yang terakhir ini karna Sapi sepertinya sudah lelah memulai suatu hubungan yang baru dari awal lagi. Semuanya itu bertambah buruk karna Jerapah tidak dapat dihubungi untuk beberapa waktu terakhir, sehingga Sapi seperti bertanya-tanya tentang feelingnya yang seringkali benar terjadi itu. Untung Sapi adalah mahluk yang kuat dimana ia selalu percaya bahwa untuk mendapatkan pelangi, dia harus tahan dengan adanya hujan yang seringkali mengguyur dengan derasnya.
Tahukah kalian?bahwa dari sample cerita di atas, aku bisa mendapat beberapa pelajaran..
1. Walaupun sekarang sedang marak-maraknya hubungan yang dimulai dari situs jejaring seperti mukabuku, tuiter atau peluruk dan bahkan ada salah satu dosenku di kampus dulu yang bisa mendapatkan istri dari situs begituan. Namun alangkah baiknya tidak lantas membuat kita percaya begitu saja dengan data diri atau foto yang ditampilkan. Tak jarang kejadian kan begitu ketemu langsung ternyata tukang ngupil atau mukanya astapiruloh bikin ilfil.
Jadi inget aku punya temen cowo yang pernah dapet telpon salah sambung gitu dari salah satu cewe. Tapi dia sambut baik. Alhasil setelah berhubungan via telpon selama kurang lebih 3 bulan, mereka sekarang saling memanggil “beibh” satu sama lain..hiyuuuuuuuuh..no offense lho ya?cuma there’s something wrong with cewe salah sambung itu. Dari cerita temenku itu, katanya cewe itu anak orang kaya se-Godean (haha), uda gitu rumahnya gede, punya pabrik distro (hah?pabrik??) dan ayahnya punya usaha apa gitu di Bali. Tapi yang aneh adalah..cewe tersebut tidak pernah mau kalau diajak ketemuan sama temenku itu. Adaaaa ajaaaa alesannya. Mulai dari sibuk kuliah, sibuk ngurus pabriknya (hiyaaa..) dan terakhir adalah dilarang papanya dan akan dijodohin sama anak temen papanya (emangnya Siti Nurdeli?ups,itu nama guru SMAku dink..hehe). Kalau mau didatengin ke pabriknya, dia ga mau. Kalau didatengin rumahnya, bilangnya uda mau pindah. Pokoknya sinetron banget dah. Bodohnya temenku itu cukup stupido dan percaya aja sama kata-kata si cewe salah sambung itu. Untungnya setelah kritikan pedas dari temen-temennya selama beberapa waktu, temenku itu akhirnya mau menyudahi hubungan tidak sehat mereka itu dan mereka sekarang jadi “kakak-adik” aja (halah, same aje..mane ade kakak-adik bneran jaman sekarang???).
Jadi intinya adalah kudu selektif sodara-sodara. Ada baiknya kalian kenal juga dengan teman-temannya dan bahkan mungkin lingkungan keluarganya, supaya tidak tertipu mentah-mentah dengan casing luarnya aja. Tapi tetep aja ada one in de million dimana hubungan dari situs jejaring bisa berjalan lancar hingga jenjang perkawinan. Congrats deh buat yang bisa..
2. Sudah merupakan sifat dasar wanita adalah suka dimanja, tidak terkecuali untuk hewan seperti Sapi. Ada kalanya pria-pria yang playboy, player atau sebangsanya sudah tahu dengan kelemahan wanita yang satu ini. Jadi tak heran mereka akan memperlakukan wanita incaran mereka secara professional atau gentleman sekali supaya pada akhirnya mereka bisa mendapatkan apa yang mereka mau apapun itu. So,beware gurls. Don’t be afraid to be assertive. Dare to say NO. Although it can make him become angry. We can learn that the honest and responsible man can accept our rejection. If he become upset, it means he wanted something or just wants our body. Aku pribadi juga suka disayang, terkadang juga dicium namun di dahi. Entah kenapa rasanya bila di dahi itu sepertinya tulus menyayangi kita, tanpa ada nafsu yang mengiringi. Tapi itu pendapatku pribadi sih, ga tau kalau kalian.
3. Ketika pria menarik diri atau tidak bercerita apapun selama beberapa waktu, umumnya wanita akan gelagapan dan mulai negative thinking pada dirinya sendiri, “Apakah aku melakukan kesalahan?apakah dia sudah tidak suka aku lagi?apa aku menyinggung perasaannya ya?. Sama seperti yang terjadi pada Sapi dan Jerapah. Saat Jerapah menghilang tanpa kabar, tanpa sadar Sapi mulai gelagapan dan merasa kehilangan. Sama halnya denganku, terkadang aku selalu saja berpikir ada yang salah denganku bila pacar-pacarku dulu ada yang diam saja tanpa sebab atau tidak dapat dihubungi selama beberapa hari. Terutama bila sehabis kencan mereka tidak menghubungi baik sms atau telpon lagi. Aku pasti mulai berpikir apakah ada yang salah dengan kencan yang tadi. Padahal belum tentu pikiran lelaki seperti itu. Bisa saja mereka kehabisan pulsa, atau memikirkan pertandingan bola yang akan disiarkan malam harinya atau hal-hal lain yang sebenarnya tidak berhubungan dengan kita.
Jadi mulai sekarang para wanita harus belajar santai dan berpikir positif pada dirinya sendiri. Kalaupun ada yang mengganjal di hati, tidak ada salahnya dibicarakan dengan baik kepada pasangan masing-masing. Toh, sudah sama-sama dewasa. Belajar jujur pada perasaan masing-masing dan berani mengungkapkannya itu sudah perubahan yang cukup baik bagi psikis wanita lho. Selamat mencoba..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar